Informasi

PENULIS: yuliandwi

KATEGORI: PEMBINAAN. TANGGAL: 2017-08-06

Bekasi, Agustus 2017

Peringatan Hari Keluarga Nasional tingkat Kota Bekasi di pusatkan di halaman Gedung Olah Raga Chandrabaga hari minggu 6 Agustus 2017. Kegiatan ini di hadiri oleh Kepala BKKBN Pusat DR, Surya Chandra Surapaty, M.Ph, Kepala BKKBN Provinsi Jawa Barat yang di wakili oleh Ir Pintauli Siregar, Walikota Bekasi DR H. Rahmat Efendi beserta Ibu, Kepala DInas PPKB Ibu Hj. Nellyana Koesman, M.Si serta segenap Kepala dinas di lingkungan Kota Bekasi. Dalam acara ini walikota Bekasi menerima Lencana dan Piagam Penghargaan  Manggala Karya Kencana dari Presiden Republik Indonesia yang langsung di serahkan oleh Kepala BKKBN Pusat, penyerahan kejuaraan bina-bina keluarga ( BKB,BKR,BKL), Duta Remaja, UPPKS, PIK Remaja dan penyerahan sarana kerja UPT PPLKB berupa smartphone dan modem.Kegiatan ini di isi dengan gerak jalan santai, senam lansia, hiburan tarian daerah serta pembukaan stand UPPKS binaan. Pada kesempatan tersebut Kepala BKKBN Pusat mengingatkan bahwa Indonesia memasuki masa  |bonus demografi| dimana penduduk usia kerja lebih banyak daripada penduduk usia muda dan lansia. Untuk itu kita harus bekerja keras meningkatkan kualitas sumber daya manusianya agar bonus demografi ini menjadi berkah bagi kemajuan bangsa. Yaitu dengan cara melaksanakan Program Keluarga Berencana, Nawacita ke 5 dan 8 yaitu Meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia melalui peningkatan kualitas pendidikan dan pelatihan dengan program |Indonesia Pintar|; serta peningkatan kesejahteraan masyarakat dengan program |Indonesia Kerja| dan |Indonesia Sejahtera| dengan mendorong land reform dan program kepemilikan tanah seluas 9 hektar, program rumah kampung deret atau rumah susun murah yang disubsidi serta jaminan sosial untuk rakyat di tahun 2019,Melakukan revolusi karakter bangsa melalui kebijakan penataan kembali kurikulum pendidikan nasional dengan mengedepankan aspek pendidikan kewarganegaraan, yang menempatkan secara proporsional aspek pendidikan, seperti pengajaran sejarah pembentukan bangsa, nilai-nilai patriotisme dan cinta Tanah Air, semangat bela negara dan budi pekerti di dalam kurikulum pendidikan Indonesia.